Hikmah di Balik Rumah Tangga Tanpa Anak membahas keadaan pasangan suami istri yang belum atau tidak dikaruniai keturunan. Kehadiran anak memang merupakan kebahagiaan dan penyejuk hati bagi orang tua, sehingga wajar apabila setiap pasangan mendambakannya. Namun, tidak semua rumah tangga mendapatkan karunia tersebut. Buku ini mengajak pembaca memahami bahwa memiliki anak maupun tidak memiliki anak sama-sama merupakan bagian dari ujian Allah kepada hamba-Nya.
Buku ini kemudian menguraikan berbagai hikmah di balik rumah tangga yang belum memiliki anak. Di antaranya adalah sebagai tanda kekuasaan Allah, kesempatan memperoleh pahala yang lebih besar, dorongan untuk memperbanyak amal kebaikan, serta pengingat agar seorang hamba tidak sombong dan semakin menyadari kelemahannya di hadapan Allah. Kondisi tersebut juga dapat menjadi jalan untuk memperbanyak istighfar dan kepedulian kepada anak-anak yatim serta fakir miskin.
Pada akhirnya, buku ini mengajak pasangan yang belum memiliki anak untuk tetap bersabar, berbaik sangka kepada Allah, dan berusaha dengan cara yang diridhai-Nya. Tidak memiliki anak bukan berarti kehidupan kehilangan makna atau kebaikan, sebab setiap keadaan memiliki medan amal dan hikmah tersendiri. Dengan menerima ketetapan Allah serta terus memperbaiki amal, kesabaran, dan ketakwaan, seorang hamba dapat menemukan kebaikan di balik sesuatu yang mungkin tidak sesuai dengan keinginannya.